WELCOME GUYS !!!

my blog is my diary ..
so kalo ada yang merasa tersindir. saya selaku penulisnya mohon maaf lahir dan batin.

"one important thing, kalau ada dari postingan saya yang kurang atau gak kalian suka. kalian bisa langsung kritik saya (email, facebook atau twitter ---> alamatnya ada kok diblog ini)"

HAPPY READING :)

Sabtu, 05 Maret 2011

suara hati seorang anak

ada yang bilang orang tua tau pasti apa yang terbaik untuk anaknya. tapi mereka gak pernah tau apa yang anaknya mau. orang tua suka banget ngekang anaknya untuk selalu ngikutin apa yang dia perintahin, gak peduli anaknya itu suka atau gak buat ngelakuin hal itu.

orang tua emang punya lebih banyak pengalaman hidup dari anak-anaknya. tapi gak semestinya mereka ngekang anak mereka untuk melakukan apapun yang menurut mereka benar. toh, hidup anak mereka ya anaknya yang ngejalanin. anak yang ngerasain enak atau gak nya melakukan sesuatu.

seharusnya tugas orang tua itu hanya mengawasi anak-anaknya dan menasihatinya apabila anak mereka sudah mulai diluar batas. tapi untuk menemukan orang tua seperti itu di saat ini SULIT BANGET.

ada satu kisah, tentang cerita cinta salah satu sahabat terbaik gue.

dimana orang tuanya ngelarang abis abisan dia buat pacaran sama pacarnya cuma gara-gara dia berasal dari keluarga broken home.

gue nulis kayak gini, bukan maksud buat ngejelek jelekin siapa pun. disini gue cuma mau ngebuka hati orang tua (orang yang lebih tua) diluar sana. untuk tidak memaksakan kehendak mereka.

mereka selalu memaksa dan berkata kalau anaknya gak ngelakuin apa yang mereka mau, anaknya itu akan jadi anak durhaka. mereka akan membahas semua jasa-jasa mereka yang sudah membesarkan atau memberikan segalanya untuk anak mereka.

ketahuilah, banyak anak yang sakit hati atas perlakuan kalian. banyak yang merasa semuanya gak adil. memang disadari orang tua yang udah membesarkan kita, mendidik kita menjadi anak yang benar. tapi apa harus mereka memaksakan kehendak mereka ???

cobalah untuk bersikap lebih demokratis. dengarkan pendapat anak-anak kalian. karena sesungguhnya yang menjalani hidup dan yang akan bertanggung jawab atas perbuatan kita itu diri kita sendiri. bukan orang tua ataupun orang lain.

anak tau betul kalau mereka harus membalas perbuatan baik orang tuanya. anak punya cara sendiri untuk membalas jasa orang tua mereka. tapi tidak untuk dipaksakan untuk melakukan hal yang orang tua mau karena belum tentu yang menurut orang tua baik itu baik juga untuk anaknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar